Blog ini berisi tulisan dan artikel menarik seputar Pengelolaan Sumber Daya Manusia, Psikologi serta Dunia Kerja.
Mari berbagi ilmu dan pengalaman anda di sini!

Wednesday, July 27, 2016

Tata Krama Mencari Kerja melalui Sosial Media










Sebagai HRD practitioner, saya cukup sering mendapatkan pesan baik itu melalui e-mail, direct message maupun sosial media lainnya terkait dengan lowongan kerja atau permintaan-permintaan agar diterima kerja. Hal tersebut sebenarnya sah-sah saja mengingat itu adalah upaya para pencari kerja untuk mendapatkan jalan untuk mencari mata pencaharian. Namun, tahukah anda ada adab/ tata krama dalam mencari kerja? Ada satu hal yang paling penting selain kompetensi, skill, knowledge yang anda miliki, saya rasa ini jauh lebih penting dari pada apapun : sopan santun.
Kesopanan dalam mencari kerja, bahkan dalam segala aspek adalah salah satu kunci kesuksesan yang tidak mungkin kita dapatkan tanpanya. Menjadi seseorang yang santun, yang berbudi pekerti baik, akan jauh dibutuhkan oleh perusahaan dari pada orang yang pintar namun perilaku nya tidak merepresentasikan perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu, untuk mendapatkan first impression yang baik, terutama dari recruiter, sudah sepantasnya kita menjaga adab itu dengan sebaik-baiknya sehingga image yang anda miliki juga tidak tercoreng oleh recruiter itu sendiri.
Bagaimana tata krama dalam mencari kerja?

1. Mengenal batasan professional. Knowing your boundary.
Dengan berteman di sosial media dengan salah seorang rekruter, bukan berarti anda sudah mengenal orang tersebut dan dapat berinteraksi dengan bebas kepada orang tersebut. Apabila anda memang sangat ingin mengontak orang tersebut, lakukan dengan cara yang sopan dan bahasa yang santun. Berinteraksi lewat e-mail atau direct message adalah cara yang baik. Namun gunakan kata-kata yang resmi dan lugas sehingga recruiter tau apa yang anda maksud. Sertakan salam pembuka serta kalimat yang tidak bertele-tele. Jangan pula kecewa bila surat anda tidak dibalas. Recruiter tidak selalu memiliki lowongan pekerjaan, dan tidak juga semua waktu tercurah untuk membalas e-mail. Oleh karena itu, tidak sepantasnya mengirim pesan singkat misalnya : "Pagi kak, saya mau tanya tentang lowongan. Ada lowongan kerja di perusahaan kakak gak ya?", apalagi seperti "Hai, boleh minta nomor hp nya? Ada yang ingin saya tanyakan tentang lowongan pekerjaan." We are not playing games, Dear. Keep your professionalism with you, wherever the situation is.

2. Less is more.
Sosial media saat ini menjadi satu sistem yang sangat unik dan menjanjikan bagi para pencari kerja. Namun, prinsip less is more harus kita pegang sebaik-baiknya. Tidak perlu terlalu mengumbar keseharian dan pemikiran-pemikiran (konyol) mu di sosial media, terutama yang professional seperti Linked In. Jadikan sosial media sebagai media yang dapat secara tepat merepresentasikan dirimu ke publik. Tentu kamu tidak mau dilihat sebagai orang yang lebih sering posting gambar atau status-status update yang kurang relevan dengan dunia kerja kan? Mulailah bersikap profesional agar para rekruter mengetahui kamu sebagai orang yang tepat untuk mereka hire.

3. Be Productive
Jadikan sosial media sebagai ajang produktif dirimu. Apabila kamu senang menulis, terutama hal-hal yang menunjang kompetensi mu, share pengetahuan itu di lini masa/ time line agar para rekruter tahu at least 'permukaan' pengetahuan yang kamu miliki tentang kompetensi tertentu. Mulailah 'berteman' dengan media-media kerja professional seperti Forbes, The Muse, Psychology Today atau media-media lokal yang memiliki konten profesional yang dapat membantu kamu mencari ide-ide kreatif dan produktif. Kurangi posting hal-hal yang berbau humor apalagi pornografi. Memang, adakalanya dirimu butuh hiburan di media sosial, tapi Linked In bukan salah satunya, Dear. Mulai tempatkan dirimu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh para rekruter. 
At least itu adalah 3 hal yang menurut kami sangat penting untuk disadari para pencari kerja dalam mencari pekerjaan via sosial media. Sosial media bukanlah suatu hal yang buruk dalam mengembangkan sosial networking, justru bisa menjadi alat yang sangat baik bagi kamu dalam mengekspose kemampuanmu di mata perusahaan-perusahaan.
Tetap semangat!

Thursday, July 7, 2016

Pentingnya Liburan di sela Pekerjaan


Jangan anggap liburan adalah hal sampingan dan tidak wajib dilakukan oleh setiap orang yang bekerja. Salah satu alasan pemerintah menyediakan hak cuti sebanyak minimal 12 (dua belas) hari bagi setiap pekerja. Berdasarkan Undang undang Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003 Pasal 79 ayat (2), seorang pekerja berhak atas cuti tahunan sekurang kurangnya 12 hari kerja. Salah satu alasan dikeluarkannya pasal ini adalah untuk menyeimbangkan kehidupan pekerjaan dan kehidupan pribadi anda yang ujung-ujungnya berimplikasi pada kesehatan mental anda. So, jangan abaikan pentingnya liburan.


Liburan Menyehatkan Tubuh
Hal yang paling penting dalam liburan adalah menyehatkan pikiran anda. Kepenatan pekerjaan terutama untuk pekerjaan yang load kerjanya banyak apalagi yang perlu berpanas-panasan di lapangan, sangat rentang dengan stress kerja. Liburan merupakan obat yang cukup ampuh bagi seseroang untuk mencari udara segar di luar aktivitas kantor yang sangat baik untuk kesehatan.






Tidak perlu mahal.

Tidak perlu melakukan kegiatan liburan yang mahal apalagi harus bepergian ke luar negeri. Sisakan waktu anda untuk santai sejenak melihat pegunungan hijau, pantai, atau tempat rekreasi outdoor yang ada di dalam negeri. Berjalan-jalan keliling kota atau tempat yang belum pernah anda datangi bisa jadi pilihannya. Atau, apabila anda sangat malas bepergian jauh, sempatkan pergi ke restoran atau cafe yang memiliki suasana outdoor yang nyaman untuk sekedar ngopi dan membaca buku favorit anda.


Ngemall? Tidak ada salahnya.
Setiap orang memiliki hobi yang berbeda-beda. Bila mall adalah pilihan utama anda dalam melepas kepenatan, hal ini juga tidak ada salahnya. Namun perlu kontrol yang baik dalam berjalan-jalan di mall, jangan sampai tagihan kartu kredit atau tabungan anda terkuras gara-gara melihat sale yang menggiurkan. Menikmati eskrim terbaik di kota atau sekedar chit chat dengan teman lama di cafe di Mall merupakan salah satu kegiatan yang sangat baik dilakukan untuk mengisi liburan anda.

Resetting target pekerjaan dan hidup
Hal yang terpenting dalam mengisi liburan adalah seberapa bahagia anda setelah liburan berakhir. Jangan sampai liburan berakhir namun anda malah tetap stress dengan pekerjaan anda. Luangkan 1-2 jam dari liburan anda untuk me-reset target pekerjaan dan kehidupan pribadi anda. Lakukan evaluasi diri dan pekerjaan apa saja yang sudah dan belum dilakukan. Apabila hal tersebut sudah anda lakukan, kami yakin liburan anda meskipun sederhana akan menjadi liburan terbaik dan menyehatkan pikiran anda.



Tuesday, June 28, 2016

Menjadi Introvert itu tidak Salah!

Banyak orang menganggap bahwa menjadi introvert itu salah, aneh dan tidak sepatutnya. Apalagi di kalangan professional. Benarkah itu?

Pada dasarnya, introversion adalah hanya salah satu saja bagian dari kepribadian manusia yang sangat luas. Introvert adalah salah satu kecenderungan kepribadian yang dimiliki seseorang terkait dengan keinginan keterbukaannya kepada dunia luar. Orang introvert lebih menyenangi 'inner world' dari pada 'outer world' nya, dan hal itu bukanlah sesuatu hal yang salah. Banyak orang menganggap bahwa introvert adalah suatu kekurangan. Padahal, apabila di-manage dengan baik, output perilaku yang keluar dari seorang introvert dapat sangat baik dan produktif. Bahkan, orang-orang yang ekstrovert bisa menjadi 'berbahaya' apabila tidak dilakukan kontrol diri yang baik. What I am trying to say is, semua jenis kepribadian memiliki karakteristik positif dan negatifnya masing-masing. Namun, pada posting ini kita akan titikberatkan di sisi baik seorang introvert.


Pada beberapa profesi atau pekerjaan yang menuntut kemampuan interpersonal yang baik, misalnya marketing, customer service, public relation dan sebagainya, kemampuan berhubungan baik dengan oranglain memang sangat penting. Hal ini dapat dicirikan dengan mudahnya seseorang bergaul dan 'mencairkan' diri dengan situasi yang ada. Orang awam menganggap bahwa hal ini hanya dapat dilakukan oleh orang yang ekstrovert. Namun, sebelum membuat judgement demikian, perlu diketahui bahwa ekstr
oversion atau introversion berkaitan dengan 'kebutuhan' seseorang untuk berhubungan dengan dunia luar, bukan 'kemampuan' seseorang. Oleh karena itu, dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut, orang introvert juga dapat melakukannya dengan baik. Namun, pada orang-orang yang memiliki social anxiety (harap dibedakan dengan introvert) hal ini akan sulit dilakukan. Bergaul dan 'cair' dengan suasana tidak dianggap sebagai indikator ekstrovert atau tidaknya seseorang.


Kualitas pertemanan yang lebih baik
Sebelum mengetahui tentang definisi introvert ini, saya seringkali menebak kepribadian seseorang apakah dia introvert atau ekstrovert melalui perilakunya dalam bergaul dengan teman-teman. Saya menebak seseorang yang seringkali berada bersama dengan teman-temannya dan cukup mudah untuk bergaul dengan orang lain, namun ketika orang tersebut dites kepribadian MBTI, ternyata orang tersebut adalah introvert. Hal tersebut membuktikan bahwa tidak semua orang introvert tidak bisa bergaul dengan orang lain. Namun memang ada keterbatasan perilaku yang dimiliki oleh orang yang introvert dalam bergaul. Pada periode tertentu mereka (orang introvert) akan membutuhkan 'me time' atau waktu bagi dirinya sendiri baik itu untuk melakukan hal yang ia senangi maupun untuk berkontemplasi.
Hubungan seseorang yang introvert dengan orang lain cenderung lebih dalam dari pada orang yang ekstrovert. Hal ini terjadi karena kualitas hubungan jauh lebih penting daripada frekuensi pertemuan atau besarnya jumlah teman yang dimiliki--yang biasanya dipegang oleh orang yang ekstrovert. Melalui penelitian, kualitas pertemanan yang dimiliki oleh orang introvert melibatkan tidak lebih dari 4-5 orang. Lebih dari itu, biasanya kualitas hubungan tidak lagi dianggap intim dan tidak dianggap sebagai hubungan yang berkualitas.

Kemampuan berpikir lebih dalam
Selain itu, orang introvert juga lebih mudah menganalisa dan 'memainkan' suatu konsep abstrak di kepalanya dari pada orang ekstrovert. Hal ini terjadi karena kemampuan berkontemplasi yang melibatkan inner world di dalam diri lebih mudah dimainkan oleh seseorang yang introvert dari pada yang ekstrovert. Orang introvert akan lebih mudah mengelaborasi suatu perasaan atau konsep dengan pengetahuan yang ada di dalam dirinya. Memang, hal ini juga dipengaruhi oleh kemampuan intelegensi/ IQ orang tersebut. Kemampuan berpikir, juga merasakan, secara lebih 'sensitif' dapat dirasakan oleh s
eseorang yang introvert. Namun hal ini bisa menjadi suatu hal yang berbahaya apabila tidak dikontrol dengan kemampuan manajemen emosi yang baik. Oleh karenanya, untuk posisi tertentu dalam suatu perusahaan, orang introvert akan lebih produktif dari pada orang ekstrovert, misalnya dalam posisi analyst, atau specialist, yang melibatkan kemampuan berpikir dan concepting. Namun tetap, keberhasilan seseorang dalam bekerja tidak bisa dilihat dari jenis kepribadian introvert atau ekstrovertnya. Banyak aspek lain yang berpengaruh terhadap kinerja seseorang.

Lebih mudah menemukan kebahagiaan
Siapa bilang orang ekstrovert lebih mudah bahagia dari pada introvert? Justru, orang-orang yang introvert lebih mudah menemukan kebahagiaan dari pada orang ekstrovert. Tidak perlu usaha yang lebih  untuk membuat pesta, atau bertemu teman-teman di luar atau apapun untuk memperoleh kesenangan. Orang-orang introvert cukup menyendiri dengan bukunya, menonton film kesukaannya, atau melakukan hobi nya yang lain (dan biasanya hobi nya sederhana karena tidak memerlukan usaha yang besar untuk melakukannya) untuk menemukan kebahagiaan. Toh antara orang ekstrovert dan introvert tetap memiliki tujuan yang sama : bahagia.


Tidak perlu malu menjadi introvert. Banyak orang sukses yang memiliki kepribadian introvert, sebut saja Steve Jobs, Bill Gates, Oprah Winfrey, bahkan professor Einstein. Introversion bukanlah penentu keberhasilan seseorang melainkan salah satu bekal yang diberikan Tuhan untuk kita menjalani tujuan hidup sesuai dengan kebutuhan kita di dunia.

Sunday, June 12, 2016

Jernihkan pikiranmu di pagi hari dengan melakukan ritual ini


Bangun pagi dengan segar adalah dambaan setiap banyak orang, terutama pekerja yang terkadang memiliki sedikit waktu yang berkualitas untuk dirinya sendiri. Kebanyakan pekerja kantor memulai hari dengan pikiran yang penat dan hanya akan berdampak buruk bagi dirinya. Padahal, pikiran yang jernih dan segar dapat menjadi awal yang baik untuk seseorang agar dapat mengerjakan tugasnya dengan optimal.
Berikut adalah tips yang dipublikasikan oleh Glenn Leibowitz dalam The Muse.com agar kita memiliki pikiran jernih yang positif setiap hari.



Buatlah morning pages!

Apakah itu morning page?
Morning page adalah tulisan yang kita buat di pagi hari berisi tentang apapun yang terlintas di benak kita saat itu. 

Morning Page


Mengapa morning page penting?
Hal ini dipercaya dapat memproyeksikan pikiranmu ke dalam media lain sehingga di pagi hari kamu dapat meninggalkan 'beban' yang kamu simpan semalaman di kepalamu. Penulisan morning page ini akan lebih optimal kalau kamu melakukan hal ini sesegera mungkin setelah kamu bangun tidur. Awalnya hal ini pasti akan menjadi sulit terutama untuk orang yang tidak terbiasa menulis. Tapi percayalah, there's always a first time in everything!



Tuliskan pemikiranmu tiap hari minimal ke dalam 3 halaman kertas/ buku. Mengapa harus 3 halaman? Jumlah ini dipercaya menjadi ukuran yang ideal bagi seseorang menumpahkan pemikirannya untuk sesuatu. Dalam morning pages ini kamu tidak perlu khawatir untuk menuliskan apapun yang kamu pikirkan saat itu. Tuliskan apa saja yang ada di benakmu, tidak perlu menggunakan aturan penulisan tertentu, as long as you like it to be written. Ingat, morning pages ini juga bukanlah sesuatu untuk dipublikasikan. Bahkan jangan dipublikasikan. Simpanlah lembaran-lembaran morning pages ini untuk dirimu sendiri. Write it for yourself. You can add some coffee to beside you while you are writing.

Tidak diperlukan teknologi apapun untuk melakukan ritual ini setiap harinya. Kami tidak menyarankan penggunaan laptop/ notebook untuk menulis.  Hal ini akan mengurangi esensi penyaluran emosi negatif dari diri anda ke media lain. Cukup gunakan bolpoin dan kertas atau buku. Dengan menulis tangan, hal ini dapat melemaskan otot tegang di tanganmu serta melatihmu untuk lebih disiplin dan fokus dalam mengerjakan sesuatu.

Dengan rutin melakukan ritual morning pages ini anda akan terbiasa untuk mengatur pemikiran penting apa yang akan anda bawa hari ini, dan hal apa saja yang harus anda tinggalkan. 

Silakan mencoba!


Tuesday, April 5, 2016

Penilaian Kerja dan Impact Bagi Pekerja

Pada akhir tahun atau awal tahun biasanya pekerja akan dinilai kinerjanya selama satu tahun. Performance Appraisal, atau Penilaian Kinerja ini beragam macamnya di masing-masing perusahaan. Ada yang berdasarkan Key Performance Indicator (KPI), ada yang berdasarkan balance scorecard atau hal lainnya. Semua itu tujuannya sama yaitu menilai kinerja orang tersebut dan hasilnya memungkinkan untuk dijadikan bahan evaluasi untuk tahun mendatang. Hal ini juga bisa jadi berpengaruh terhadap jumlah insentif yang akan diterima atau rencana pengembangan/ pembelajaran bagi orang tersebut.


Namun apa jadinya bila penilaian itu tidak terlaksana dengan baik dan adil?

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi penilaian seorang pekerja antara lain :

1. Ketidakjelasan target kerja yang disepakati oleh atasan dan bawahan
2. Penilaian subjektif yang dilakukan oleh atasan
3. Keterbatasan sistem, misalnya karena adanya sistem distribusi yang harus diikuti.
dan lain-lain.

Faktor-faktor tersebut terkadang tidak bisa dihindari dalam suatu perusahaan oleh karena itu perlu dilakukan upaya yang optimal dalam meminimalisasi keadaan tersebut. Sesuai dengan penelitian dari Ferdiana, 2009 mengenai pengaruh penilaian kinerja terhadap motivasi karyawan, terlihat pengaruh yang kuat dan positif. Hal ini menunjukkan bahwa penilaian kerja merupakan aspek yang sangat berpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan. Hal ini tidak bisa dipandang sebelah mata oleh HR.
Apabila hal ini tidak dilakukan dengan baik dan jelas, karyawan dapat kehilangan motivasi kerja dan merasa tidak dihargai.
Oleh karena itu penilaian pekerja bukan hanya menjadi tanggung jawab atasan tapi menjadi tanggung jawab semua stakeholder yang ada di perusahaan baik itu karyawan, manajemen dan juga pihak penunjang lainnya. 

Perusahaan biasanya melakukan penilaian pekerja berdasarkan penilaian dari atasannya, namun 
pada beberapa perusahaan sudah menerapkan penilaian pekerja dengan cara 360 derajat artinya seseorang akan dilihat dan dinilai kinerjanya oleh semua pihak yang pernah bekerja dengannya misalnya peer/ rekan selevel, subordinatnya, ataupun atasannya. Dengan penilaian yang menyeluruh, akan semakin objektif pula evidence yang diberikan untuk menilai seseorang.

Penilaian yang objektif akan memunculkan motivasi kerja kepada pekerja/ karyawan. Sebaliknya, penilaian yang subjektif, tidak clear dan tidak transparan akan membuat pekerja tidak termotivasi untuk memberikan performa kerja yang baik.








Tuesday, February 2, 2016

Tanda-tanda perusahaan yang masih tepat untuk anda tempati 

Dilansir dari Forbes.com, terdapat beberapa tanda-tanda perusahaan yang tepat untuk kamu tempati dan belum saatnya ‘berpindah’ dari perusahaan tersebut. Terkadang kita merasa bahwa pendapatan atau gaji adalah alasan yang sangat tepat untuk berpindah perusahaan, namun kenali dulu tanda-tanda di bawah ini yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut cukup baik dan berpotensi untuk mengingkatkan kemampuan karywannya lebih banyak lagi. Berikut tanda-tanda baiknya :

1. Manager bertindak sebagai mentor
Apabila dalam perusahaan yang anda tempati saat ini banyak manager yang memiliki sikap sebagai ‘mentor’ atau leader dibandingkan sebagai boss, maka anda berada dalam perusahaan yang baik. Pimpinan yang baik dan memiliki kualitas komunikasi yang baik dengan subordinat nya akan membuat proses operasional perusahaan berjalan dengan lancar. Apabila atasanmu lebih sering membimbing anda dengan contoh perilaku yang nyata dan sering mengajak diskusi perihal pekerjaan maupun di luar pekerjaan, maka kualitas kerja anda dapat dikatakan cukup baik. Hal ini akan memudahkan terciptanya problem solving dalam memecahkan suatu permasalahan fungsi.
 
2. Kelemahan perusahaan dijadikan sebagai kekuatan
Perusahaan yang baik dapat menjadikan kekurangan proses bisnis menjadi peluang perbaikan. Namun hal ini memerlukan komitmen yang kuat juga dari manajemen di dalam perusahaan tersebut. Dengan secara rutin mendiskusikan hal hal apa saja yang perlu diperbaiki, dan secara kontinyu melakukan perbaikan dari sistem terkecil hal tersebut akan mempermudah perusahaan untuk memperoleh target dengan lebih efektif dan efisien. Bila anda berada di perusahaan yang memiliki program seperti ‘continuous improvement awards’ hal ini merupakan tanda yang sangat baik.

3. Transparansi menjadi kebiasaan bukan kewajiban
Banyak perusahaan yang tidak berani memberikan data yang akurat dan transparan mengenai hal-hal tertentu, misalnya saja compensation & benefit untuk pekerja. Mungkin banyak hal yang menjadi kewenangan manajemen dalam menentukan sikap dan kebijakan perusahaan. Namun, setiap pekerja memiliki hak untuk mengetahui peraturan dan tata kelola yang berlaku di perusahaan. Transparansi menjadi nilai yang wajib ada di setiap perusahaan sehingga para pekerja mengetahui jelas apa yang menjadi hak dan kewajiban mereka saat bekerja. Dengan adanya fungsi internal audit di perusahaan dan transparansi data mengenai setiap proses bisnis di perusahaan akan menjadikan perusahaan tersebut ‘sehat’ dan masih baik untuk anda tempati.

4. Perusahan berinvestasi di pengalaman karyawannya
Karyawan atau pekerja adalah aset perusahaan yang paling berharga. Dengan memiliki SDM yang berkualitas, perusahaan akan mudah menggerakan roda bisnis dengan efektif. Apabila perusahaan yang ada tempati saat ini memberikan peluang yang besar untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja anda, maka anda berada di perusahaan yang tepat. Pengalaman kerja dan kompetensi tidak melulu ditempuh dengan training atau workshop, namun bisa diperoleh dengan melakukan work assignment untuk tugas tertentu. Perusahaan yang baik akan memberikan peluang yang banyak bagi pekerja untuk menambah pengalaman dan wawasannya untuk memperkaya ilmunya di perusahaan.

5. Perusahaan seperti 'laboratorium' bukan ‘pabrik'
Setiap perusahaan tentu memiliki target bisnis atau target produksi tertentu. Namun hal itu tidak boleh menjadi alasan bagi perusahaan untuk menurunkan kualitas produksinya. Perusahaan yang memiliki budaya untuk selalu mengembangkan ilmu dan kualitas bisnisnya adalah salah satu ciri perusahaan yang baik. Pekerja diarahkan untuk bekerja secara proffessional seperti di ‘laboratorium’ dari pada di’drill’ untuk menjadi buruh pabrik yang dituntut banyak beban target. Namun perusahaan harus tetap mempertahankan target bisnisnya dengan tetap menghargai setiap tetes keringat pekerjanya.


Di luar tanda-tanda tersebut masih banyak faktor lain yang menjadikan suatu perusahaan ‘sehat’ untuk anda tempati. Namun semua keputusan ada di tangan anda, tempatilah perusahaan yang meningkatkan kebahagiaan anda baik segi fisik maupun psikologis.  

 

Thursday, January 28, 2016

Merosotnya Harga Minyak Dunia dan Impact nya Bagi Perusahaan


Pada pertengahan Januari 2016, harga minyak dunia mengalami nilai yang paling rendah dalam satu dekade terakhir yaitu sebesar sekitar $25/ bbls saja. Bayangkan bagaimana perusahaan eksplorasi dan produksi minyak bumi harus struggle di pasar yang tidak bersahabat ini. Lapangan-lapangan tua yang membutuhkan cost lebih besar dari harga jual dalam proses produksinya harus melakukan langkah yang fundamental agar tetap mendapatkan profit.  Bila tidak, mereka tidak akan bisa memenuhi biaya operasional yang besar dan terpaksa gulung tikar atau menempuh jalan lain. Beberapa perusahaan raksasa lain terpaksa merumahkan ribuan karyawannya, sebut saja BP, Chevron, Schlumberger, Halliburton dan Baker Hughes, dilansir dari Forbes.com merumahkan setidaknya total 200.000 karyawan karena turunnya harga minyak ini.
Perusahaan eksplorasi produksi migas, atau yang lebih awam kita dengar sebagai bisnis 'upstream' atau 'hulu' sangat berkaitan dengan cost produksi per barrel. Oleh karena itu, singkatnya bisnis ini dilihat dari berapa profit yang dihasilkan dari pengurangan harga jual terhadap Cost Perbarrel. Bagaimana peran karyawan migas dalam menyikapi hal ini?

Oil and gas business, high cost, high risk... and should be high profit.

Meskipun harga minyak dunia dan profit yang kita harapkan tidak bisa kita kontrol secara langsung, namun sebagai karyawan kita harus tetap berkomitmen untuk mengejar target produksi yang telah disepakati.  Awal tahun adalah masa yang tepat bagi management untuk menyusun strategi bisnis perusahaan. Selama management memiliki visi misi yang mereka yakini, kita harus tetap berkomitmen untuk mengoptimalkan usaha kita bekerja dengan maksimal. Mengingat harga penjualan tidak akan seperti dulu lagi (pernah mencapai $ 109/bbls, dan terus merosot sampai 70%), perlu dilakukan efisiensi dari segala bidang tanpa terkecuali. Cost produksi dan eksplorasi di surface dan subsurface dapat dipastikan menjadi pengeluaran utama dari core business kita, namun tentu saja harus ada penekanan cost dari sisi lainnya baik itu pengadaan/ supply chain management, surface facilites, bahkan Human Resource dari segala lapisan.

Optimalkan potensi yang ada dan jangan gunakan sumber daya tambahan yang akan menimbulkan cost tambahan lagi. Pangkas inefisiensi yang dibiarkan terlalu lama dalam perusahaan. Bahkan, saat ini merupakan periode yang tepat bagi suatu perusahaan migas untuk mengevaluasi anggaran dan pengeluaran yang ternyata bukan prioritas.  

Selain usaha yang dilakukan tersebut, perusahaan harus tetap memperhatikan pengembangan karyawannya. Dengan menurunnya harga minyak dunia, tidak berarti bahwa pengembangan sumber daya manusia dapat ditinggalkan. Justru ini merupakan periode yang tepat untuk memberi challange baru bagi karyawan agar dapat lebih optimal memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan. Engangement pekerja dapat diuji dan dapat dijadikan acuan pencapaian kinerja dalam memberikan penilaian akhir. 

Isu merosotnya harga minyak dunia bukanlah lagi menjadi skala nasional, oleh karena itu memang diperlukan pemahaman dan sosialisasi yang lebih menyeluruh kepada seluruh lapisan pekerja perihal pengelolaan bisnis yang lebih efektif dan efisien. Bisa jadi di tahun-tahun mendatang, profit perusahaan migas bukan lagi primadona. Namun kompetensi dan ilmu pengetahuan tentang migas diyakini akan tetap esklusif dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Tuesday, January 26, 2016

Tips Menyusun Target Kerja di Awal Tahun


Awal tahun biasanya menjadi periode yang tepat bagi perusahaan dalam menyusun target. Setelah melakukan evaluasi dan rencana implementasi selanjutnya, target-target yang harus dicapai oleh perusahaan di tahun berikutnya akan diturunkan kepada manajemen dan para pekerjanya.  Menurut penelitian, penetapan target kerja dengan metode top down merupakan metode yang cukup efektif untuk menyelesaikan permasalahan di suatu perusahaan.  

Metode top down adalah penurunan target dari manajerial ke bawahan-bawahan yang ada di fungsi/ divisi tersebut sehingga setiap bawahan mengerjakan tugas yang menjadi permasalahan utama perusahaan. Untuk fungsi yang berkaitan dengan target produksi misalnya, pekerja yang bekerja di dalam divisi tersebut harus bekerjasama dan membagi target dengan peer nya yang lain agar target atasannya tercapai 100%. Oleh karena itu, perusahaan besar yang mampu menetapkan ukuran targetnya dengan baik akan lebih mudah menurunkan target kerja ke para bawahannya. Biasanya perusahaan akan menggunakan KPI atau Key performance Indicator dalam pembuatan target kerja. KPI akan kita bahas di posting yang lain.

Target kerja membuat proses pekerjaan kita lebih terarah




Memang, tidak ada salahnya untuk membuat target kerja yang berbeda dengan target atasan, misalnya untuk fungsi atau divisi yang biasanya berkaitan erat dengan penciptaan kreasi  atau innovasi. Target kerja seperti ini akan lebih sulit diukur dari pada target kerja yang bersifat angka-angka. Namun hal itu tidak salah. Setiap pekerja di suatu divisi dapat memiliki target kerja yang berbeda-beda selama itu diapprove oleh atasan dan menjadi landasan bagi perusahaan untuk melakukan proses bisnisnya.

Berikut tips untuk menyusun target kerja di awal tahun yang SMART.

1. Specific
Buatlah target kerja yang spesifik, artinya yang menyasar kepada suatu bidang pekerjaan tertentu. Hindari konflik kepentingan atau tumpang tindih dengan target kerja lainnya. 

2. Measurable
Target kerja sebaiknya dapat terukur (measurable) dari segi tata waktu, besaran, bobot, dll. Tentukan target kerja bersama dengan target tercapainya waktu, dan ukuran di dalamnya. Hindari target kerja yang berkaitan dengan banyak faktor eksternal, misalnya di suatu puskesmas seorang perawat memiliki target kerja menyehatkan penduduk kota Cimahi di tahun 2016. Bagaimana ukuran ‘sehat’ tersebut dapat diimplementasikan? Apakah ukuran sehat tersebut dapat dikerjakan oleh seorang perawat?
Oleh karena itu, target kerja harus measurable, artinya dapat memiliki satuan ukur yang jelas. Contohnya : Memberikan penyuluhan kesehatan mengenai ASI kepada ibu hamil di Kota Cimahi sebanyak 6 kali dalam 1 tahun.

3. Achieveable
Buatlah target kerja yang realistis dan memungkinkan untuk dikerjakan. Hal ini dapat diperoleh dari target kerja atasan sehingga jelas apa yang harus dilakukan oleh para bawahannya. Jangan membuat target kerja secara overconfident. Hindari membuat target kerja berlebihan tetapi tidak maksimal dalam pengerjaannya sehingga akan membuat pekerjaan tambahan di periode berikutnya. Pastikan target tersebut dapat kamu kerjakan secara optimal dan efektif.

4. Relevant
Pastikan bahwa target kerja yang kamu buat tidak terkait dengan kepentingan apapun selain target perusahaan. Target harus relevan dengan bidang pekerjaan, posisi kamu di perusahaan dan tujuan perusahaan secara umum. Target yang tidak relevan dengan kemajuan perusahaan akan membuat cost yang besar dan merugikan banyak pihak.

5. Time bound
Tentukan target yang terikat dengan waktu. Misalnya apabila target tahun ini anda harus mendapatkan client asuransi sebanyak-banyaknya, buatlah target kerja bersama dengan tata waktu yang jelas. Contoh : Memperoleh 100 orang client baru di tahun 2016. Bila perlu, breakdown lagi target kerja tersebut menjadi beberapa kuartal waktu agar lebih mudah dimonitoring pencapaiannya.


Dengan membuat target kerja yang jelas sesuai dengan kaidah SMART, hal tersebut lebih mudah kita capai serta dapat dimonitor dengan baik dalam setiap periode waktu. Ada 1 tambahan sifat target yang bisa kita tambahkan, yaitu Controllable. Target kerja yang kita buat harus dapat kita kontrol sehingga sangat sedikit faktor eksternal yang dapat ditekan agar target tersebut ‘pure’ dari hasil kerja kita sendiri.

Selamat menentukan target baru di tahun 2016.

Monday, January 25, 2016

Bersihkan Sosial Mediamu sekarang!

Banyak yang tidak kita ketahui dari dampak sosial media saat ini. Mungkin saja kita selama ini merasa nyaman untuk memposting kehidupan pribadi kita di sosial media seperti Twitter, Instagram, Path atau Facebook. Namun, berhati-hatilah dalam menyebarkan cerita kehidupan kita mulai sekarang. Hampir sebagian besar HRD di perusahaan yang akan merekrut kamu akan melihat track record kamu di sosial media.

Banyak jenis sosial media yang kita gunakan

Memang ada kesenangan tersendiri untuk membagikan cerita atau foto kita di media sosial, atau sekedar membagi unek-unek di twitter. Setiap 'likes' atau 'reply' yang kita terima dari teman-teman di dunia maya menjadi interaksi yang menyenangkan untuk diperoleh. Namun, perlu ada kontrol dalam mengelola media sosial saat ini. Apabila kita terjebak dalam kesenangan yang bersifat maya ini seringkali kita akan cenderung lebih mudah untuk men-share sesuatu yang sebenarnya tidak perlu dibagikan. Hal ini kan menjadi penilaian buruk bagi recruiter untuk memperkerjakan kamu.

HRD melihat beberapa contoh attitude yang mungkin terlihat dari postingan kamu melalui media sosial antara lain : 

1. Bagaimana cara kamu melihat permasalahan secara umum
Orang dengan sosial media yang penuh dengan kalimat keluhan, kegalauan, protes dan hal lain cenderung dinilai sebagai ketidakdewasaan. Mungkin saja permasalahanmu berat, tapi media sosial bukanlah teman yang cocok bagi kamu untuk menshare permasalahanmu karena kamu tidak akan memperoleh apa-apa di sana.

2. Pandanganmu mengenai pekerjaan
Ada beberapa hal yang bisa dikaitkan dengan cara kamu bekerja di sosial media. Bagaimana kamu menyelesaikan permasalahan dalam pekerjaan, bagaimana cara kamu mengelola waktu, dll akan mungkin terlihat dari posting yang kamu bagikan di social media.

3. Hubungan dengan teman/ lingkungan sekitar
Media sosial juga memungkinkan HRD untuk melihat hubungan sosialmu dengan teman-teman atau orang terdekat. Berhati-hatilah dalam menshare foto pribadi yang kurang pantas. Meskipun kita sebenarnya bukan seseorang yang punya kepribadian buruk, tapi orang lain bisa saja melihat kita memiliki manner yang jelek.

4. Hobi dan kesenanganmu
Suka party? Liburan? Mulai pilah foto apa yang bisa kamu bagikan ke dunia maya. Tunjukkan bahwa kamu profesional dan bisa memisahkan mana hal yang bisa kamu bagikan, mana yang tidak. Melalui media sosial HRD juga bisa mulai memperhatikan interest mu terhadap isu-isu tertentu. Hobi mengomentari pertandingan bola bukan suatu hal yang negatif, tapi kalau hobi stalking dan mengomentari kehidupan selebriti bukanlah suatu yang menunjukan kedewasaan.


Bila kamu memang sangat ingin membagikan pengalaman/ foto kamu di media sosial, mulailah gunakan fitur pengaturan privacy yang ada di media sosialmu. Hal ini akan sedikit mengurangi kemungkinan kehidupan pribadimu untuk dinilai negatif oleh recruiter, meskipun kemungkinan itu masih akan ada dari orang-orang yang mungkin me-retweet atau membagikan lagi posting yang kamu buat.

Namun, ada hal positif lainnya yang dapat kamu gunakan dari sosial media untuk membantu kamu dalam mendukung usaha mencari pekerjaan. Jadikan media sosial sebagai alat promosi diri kamu yang dapat membantu kamu 'menjual' image baik dirimu. Kamu bisa mulai menulis blog yang berisi artikel bagus yang mengulas pandanganmu tentang suatu bidang. Kamu juga bisa memperkaya CV mu melalui content yang lebih lengkap di LinkedIn. Pastikan sosial media tidak menjadi penghambatmu dalam mencari pekerjaan yang baik, justru jadikan itu sebagai pendorong dan alat yang efektif untuk membantu kesuksesanmu.

Sunday, January 17, 2016

Cara membuat Paspor Online.


Kali ini saya ingin berbagi bagaimana cara membuat paspor baru melalui online.
Kebetulan beberapa hari yang lalu saya berniat membuat paspor baru karena siapa tau nanti akan dibutuhkan kalau saya harus bepergian ke luar negeri. Sempat terbayang repotnya membuat paspor baru karena waktu yang saya miliki terbatas. Untunglah ternyata tidak serepot yang dibayangkan.
Kali ini saya akan memberitahukan cara mendaftar yang sangat nyaman dan lumayan membantu yaitu melalui online.
Why online? Sebenarnya mendaftar pembuatan paspor baru melalui online tidak 100% secara online, tapi kita sudah mengerjakan separuh proses di awal tanpa harus mengantri lebih lama di kantor imigrasi. Wawancara dan pengambilan foto tetap dilakukan di kantor imigrasi.

1    1. Daftar online
Untuk melakukan hal pertama ini, kamu hanya perlu masuk ke https://ipass.imigrasi.go.id:9443/xpnet/faces/xpnet-main.xhtml dan masuk ke layanan Pra Permohonan Personal.

Isi semua kolom kosong sesuai dengan data diri kamu saat ini. Jangan lupa masukkan alamat e-mail yang valid sehingga pengiriman konfirmasi pengisian dapat kamu dapatkan dengan benar.
Pengisian data ini menggantikan pengisian formulir yang dilakukan secara langsung di kantor imigrasi. Dengan kata lain, pengisian online akan menghemat waktu kamu mengantri dan bersusah payah di kantor imigrasi.
Pada kolom pengisian juga akan ditanyakan di mana kantor imigrasi yang akan kamu datangi nantinya. Tidak harus sama dengan domisili di KTP kok. FYI, KTP saya di Kota Cimahi Jawa Barat, tapi saya mendatangi Kantor Imigrasi (Kanim) Cirebon.



Setelah mengisi dengan lengkap, maka kamu akan dikirimkan surat konfirmasi pembayaran ke bank melalui e-mail.


 2. Bayar ke Bank
Print out lampiran surat yang dikirim oleh spri@imigrasi.go.id berupa Bukti pengantar ke Bank. Kemudian datangilah teller Bank BNI terdekat atau bayar melalui ATM BNI menggunakan nomor konfirmasi pendaftaran yang telah dikirim lewat e-mail. Biaya pembuatan passport baru untuk 48 halaman pada Januari 2016 adalah sebesar Rp. 355.000,-
Simpan tanda bukti pembayaran dengan baik untuk dibawa ke Kanim.


3. Konfimasi waktu kedatangan
Setelah membayar biaya pembuatan paspor, klik link ke imigrasi online yang terdapat pada e-mail kamu. Pilih tanggal kedatangan yang yakin bisa kamu tepati. Biasanya tanggal hanya bisa dipilih minimal 5 (lima) hari setelah tanggal pembayaran di bank, atau lebih lama dari itu. Hal ini terjadi mungkin karena diperlukan waktu yang cukup bagi bank dan kantor imigrasi untuk memverifikasi data pembayaran. Bagaimana bila kamu tidak bisa dating setelah menyepakati tanggal? Jujur saya belum pernah mengalami hal itu, namun mungkin kamu akan dimasukkan ke antrian manual nantinya. Lebih baik pastikan tanggal kapan kamu benar-benar bisa datang ya. Hal ini akan mempercepat dan mempermudah proses.   
Jangan lupa print out formulir data diri yang juga disertakan oleh imigrasi dalam e-mail tersebut.


    4. Datang ke Kantor Imigrasi sesuai tanggal yang ditentukan. Gunakan baju atau hijab (bila berhijab) selain warna putih. Hal ini memudahkan pemotretan menjadi lebih rapi.
Jangan lupa bawa berkas ASLI antara lain KTP, Kartu Keluarga, Ijazah terakhir, dan Surat Rekomendasi dari perusahaan/ kantor kamu bila ada. Apabila kamu membuat paspor untuk pergi Umroh, jangan lupa siapkan surat rekomendasi dari travel umroh.
Jangan lupa bawa print out formulir (lampiran e-mail balasan dari imigrasi), serta tanda bukti pembayaran dari Bank BNI.
Pada saat saya ke Kanim Cirebon, saya diminta untuk menyiapkan Surat Pernyataan bermaterai. Kurang lebih isinya perihal tujuan kita untuk membuat passport, misalnya untuk keperluan travelling, liburan, sekolah, atau umroh, dan bukan untuk keperluan bekerja. Karena paspor untuk tenaga kerja berbeda dengan paspor biasa.
Untungnya (atau memang disengaja?) koperasi Kanim Cirebon menyediakan format surat tersebut dan sudah dilengkapi materai, dijual dengan harga Rp. 8000.
Tidak ada kewajiban untuk membeli di sana, tapi karena saya sendiri tidak sempat lagi untuk bikin sendiri, maka saya beli saja.

      5. Antri dan lakukan proses wawancara serta pengambilan foto.
Siapkan berkas yang lengkap sebelum datang ke kantor Imigrasi

Setelah mempersiapkan semua berkas maka kamu akan diminta untuk antri dan melalui proses pemeriksaan berkas. Di kanim Cirebon, untungnya, antrian orang yang mengisi online dibedakan dengan antrian orang yang membuat paspor secara manual/ langsung. Oleh karena itu prosesnya cenderung agak lebih cepat sedikit karena langkah pengisian dan pembayaran sudah kita lalui di awal.

Kamu akan ditanyai tujuan pembuatan paspor. Tidak perlu merasa takut atau khawatir. Pertanyaan hanya akan seputar domisili tempat tinggal, tempat bekerja, lama bekerja, dan tujuan bepergian ke luar negeri. Setelah semua dokumen verified maka kamu akan difoto.
Setelah itu kamu akan diberi tanda bukti selesai pemeriksaan wawancara dan pemotretan, serta pastikan kamu mendapatkan tanda bukti kapan kamu akan menerima paspor nantinya. Biasanya waktu yang dibutuhkan sekitar 3 (tiga) hari dari tanggal kedatangan.

6    6.  Datang pada saat waktu pengambilan paspor
Inilah step terakhir dari proses pembuatan paspor. Sayangnya, untuk pengambilan paspor saya masih harus mengantri lagi. Jangan lupa bawa KTP dan lembar tanda bukti pembayaran juga tanda bukti selesai wawancara & foto dari Kanim. Setelah nama saya dipanggil, saya diminta menandatangani buku jurnal pengambilan paspor dan (anehnya) saya diminta untuk memfotokopi lembar awal untuk diberikan lagi ke petugas. Apa tujuannya ya? Kenapa mereka tidak memfotokopi sendiri? Padahal saya yakin di sana ada fotokopi dan bisa membuat copyannya sendiri. Jadinya lagi-lagi saya harus ke Koperasi Kanim Cirebon.. fotokopi nya cuma Rp. 500,- saja kok.

the passport finally come

Itulah tahapan membuat paspor secara online. Dilihat secara lamanya pengerjaan mungkin akan lebih lama karena butuh paling tidak 9 hari dari awal sampai akhir. Pengisian online dan pembayaran ke bank (1 hari), menunggu hari wawancara 5 hari, serta menunggu jadinya paspor 3 hari. Namun dilihat dari segi kemudahan sepertinya lebih ringkas karena kita bisa memotong waktu pengisian formulir dan konfirmasi pembayaran di awal waktu.

Semoga bermanfaat!