Blog ini berisi tulisan dan artikel menarik seputar Pengelolaan Sumber Daya Manusia, Psikologi serta Dunia Kerja.
Mari berbagi ilmu dan pengalaman anda di sini!
Showing posts with label leadership. Show all posts
Showing posts with label leadership. Show all posts

Tuesday, February 2, 2016

Tanda-tanda perusahaan yang masih tepat untuk anda tempati 

Dilansir dari Forbes.com, terdapat beberapa tanda-tanda perusahaan yang tepat untuk kamu tempati dan belum saatnya ‘berpindah’ dari perusahaan tersebut. Terkadang kita merasa bahwa pendapatan atau gaji adalah alasan yang sangat tepat untuk berpindah perusahaan, namun kenali dulu tanda-tanda di bawah ini yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut cukup baik dan berpotensi untuk mengingkatkan kemampuan karywannya lebih banyak lagi. Berikut tanda-tanda baiknya :

1. Manager bertindak sebagai mentor
Apabila dalam perusahaan yang anda tempati saat ini banyak manager yang memiliki sikap sebagai ‘mentor’ atau leader dibandingkan sebagai boss, maka anda berada dalam perusahaan yang baik. Pimpinan yang baik dan memiliki kualitas komunikasi yang baik dengan subordinat nya akan membuat proses operasional perusahaan berjalan dengan lancar. Apabila atasanmu lebih sering membimbing anda dengan contoh perilaku yang nyata dan sering mengajak diskusi perihal pekerjaan maupun di luar pekerjaan, maka kualitas kerja anda dapat dikatakan cukup baik. Hal ini akan memudahkan terciptanya problem solving dalam memecahkan suatu permasalahan fungsi.
 
2. Kelemahan perusahaan dijadikan sebagai kekuatan
Perusahaan yang baik dapat menjadikan kekurangan proses bisnis menjadi peluang perbaikan. Namun hal ini memerlukan komitmen yang kuat juga dari manajemen di dalam perusahaan tersebut. Dengan secara rutin mendiskusikan hal hal apa saja yang perlu diperbaiki, dan secara kontinyu melakukan perbaikan dari sistem terkecil hal tersebut akan mempermudah perusahaan untuk memperoleh target dengan lebih efektif dan efisien. Bila anda berada di perusahaan yang memiliki program seperti ‘continuous improvement awards’ hal ini merupakan tanda yang sangat baik.

3. Transparansi menjadi kebiasaan bukan kewajiban
Banyak perusahaan yang tidak berani memberikan data yang akurat dan transparan mengenai hal-hal tertentu, misalnya saja compensation & benefit untuk pekerja. Mungkin banyak hal yang menjadi kewenangan manajemen dalam menentukan sikap dan kebijakan perusahaan. Namun, setiap pekerja memiliki hak untuk mengetahui peraturan dan tata kelola yang berlaku di perusahaan. Transparansi menjadi nilai yang wajib ada di setiap perusahaan sehingga para pekerja mengetahui jelas apa yang menjadi hak dan kewajiban mereka saat bekerja. Dengan adanya fungsi internal audit di perusahaan dan transparansi data mengenai setiap proses bisnis di perusahaan akan menjadikan perusahaan tersebut ‘sehat’ dan masih baik untuk anda tempati.

4. Perusahan berinvestasi di pengalaman karyawannya
Karyawan atau pekerja adalah aset perusahaan yang paling berharga. Dengan memiliki SDM yang berkualitas, perusahaan akan mudah menggerakan roda bisnis dengan efektif. Apabila perusahaan yang ada tempati saat ini memberikan peluang yang besar untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja anda, maka anda berada di perusahaan yang tepat. Pengalaman kerja dan kompetensi tidak melulu ditempuh dengan training atau workshop, namun bisa diperoleh dengan melakukan work assignment untuk tugas tertentu. Perusahaan yang baik akan memberikan peluang yang banyak bagi pekerja untuk menambah pengalaman dan wawasannya untuk memperkaya ilmunya di perusahaan.

5. Perusahaan seperti 'laboratorium' bukan ‘pabrik'
Setiap perusahaan tentu memiliki target bisnis atau target produksi tertentu. Namun hal itu tidak boleh menjadi alasan bagi perusahaan untuk menurunkan kualitas produksinya. Perusahaan yang memiliki budaya untuk selalu mengembangkan ilmu dan kualitas bisnisnya adalah salah satu ciri perusahaan yang baik. Pekerja diarahkan untuk bekerja secara proffessional seperti di ‘laboratorium’ dari pada di’drill’ untuk menjadi buruh pabrik yang dituntut banyak beban target. Namun perusahaan harus tetap mempertahankan target bisnisnya dengan tetap menghargai setiap tetes keringat pekerjanya.


Di luar tanda-tanda tersebut masih banyak faktor lain yang menjadikan suatu perusahaan ‘sehat’ untuk anda tempati. Namun semua keputusan ada di tangan anda, tempatilah perusahaan yang meningkatkan kebahagiaan anda baik segi fisik maupun psikologis.  

 

Sunday, November 1, 2015

Siapa bilang Orang-orang introvert tidak bisa menjadi pemimpin?

Disadur dari Psychology Today,  penelitian memang menjelaskan hubungan yang sangat erat antara kepribadian orang yang ekstrovert dengan kemampuan kepemimpinan. Di dalam situasi di mana dibutuhkan seorang pemimpin untuk dipilih, orang-orang ekstrovert memang memiliki peluang besar untuk dipilih menjadi pemimpin. Dalam situasi tersebut orang-orang ekstrovert dinilai sebagai orang yang bisa banyak berbicara di kelompoknya. Jadi, orang-orang tersebut cenderung lebih dipilih untuk menempati posisi pimpinan, hal ini banyak disebut dengan 'pemimpin darurat'.



Dalam penelitian yang lain juga ditemukan hubungan (meskipun lemah) antara orang-orang ekstrovert dengan efektivitas kepemimpinan. Hal ini menegaskan lagi bahwa orang-orang ekstrovert memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin, tapi apakah hal ini menjadikan para introvert tidak bisa memimpin? Tentu saja tidak!

Banyak pimpinan yang sukses ternyata seorang introvert, sebut saja Abrahan Lincoln, Gandhi, dan pada bisnis ada Bill Gates dan Warren Buffett. Jadi, sebenarnya apa faktor utama pada kepribadian yang dimiliki oleh orang ekstrovert maupun introvert agar dapat menjadi pemimpin yang efektif?

Kemampuan Interpersonal dan Kemampuan Sosial
Beberapa penelitan membuktikan bahwa elemen utama dari efektivitas kepemimpinan adalah kemampuan interpersonal yang baik dan kemampuan sosial yang baik. Namun tidak semua orang yang memiliki kepribadian interpersonal dapat berhasil dalam menjadi pemimpin apabila ia tidak memiliki kemampuan sosial yang baik. Kemampuan sosial meliputi bagaimana ia dapat memahami kebutuhan orang lain, bagaimana ia bisa mengembangkan bawahannya untuk mengikuti arahan dia, dan bagaimana bawahannya dapat menjadi lebih baik karenanya Jadi, keterampilan sosial adalah faktor mutlak penentu bagaimana ia akan sukses menjadi seorang pemimpin.

Kita tahu bahwa kita lebih menyenangi orang yang terlihat mudah bergaul, dapat berbicara dengan baik di depan orang banyak, dan terlihat seperti 'pemimpin' biasanya. Hal tersebut memang terlihat di sebagian besar ekstrovert dari pada introvert. Namun kunci dari keberhasilan menjadi seorang pemimpin dilihat dari bagaimana ia dapat mengembangkan kemampuan bawahannya, dan bagaimana ia dapat mengembangkan hubungan yang baik dengan orang lain. Apabila anda memiliki kemampuan untuk dapat mengembangkan individu lain, tidak peduli ekstrovert atau introvert, anda berpeluang untuk menjadi pemimpin yang baik.